Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan yang terprogram dan sistematis, audit Internasional Standar Organisasion (ISO 9001: 2015) oleh TUV Rheinland dilakukan di IAIN Purwokerto pada 1-3 November 2017. Audit ini akan menganalisis target dan capaian yang dilakukan oleh IAIN Purwokerto secara berkesinambungan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Dengan adanya audit ini, apabila tidak ada temuan, IAIN Purwokerto akan menjadi Perguruan Tinggi yang unggul. Menurut Luthfi Hamidi, Rektor IAIN Purwokerto, bahwa untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pelayanan, sistem menagemen harus dilakukan dengan standar yang melampaui standar nasional.

 

Audit ini dilakukan dari pengecekan sistem managemen mutu untuk melihat pelaksanaan sistem pembelajaran yang kondusif. Yang harus ada adalah sasaran mutu, standar mutu, prosedur kerja, instruksi kerja, menagamen resiko, dan penanganan resiko.

Dalam sebuah aktivitas managemen, ada efek ketidakpastian dari sebuah rencana. Dalam pengelolaan yang baik, ketidakpastian itu juga harus diantisipasi sehingga permasalahan menjadi cepat untuk diselesaikan. Intinya, “setiap langkah kita menjadi terprogram dengan jelas karena semuanya telah terukur dan terstandar,” tegasnya.

Dengan model ISO 9001: 2015 ini, standar pendidikan yang diselenggarakan akan selalu meningkat dan berkembang. Hal ini akan mendorong IAIN Purwokerto untuk menjadi good university governance.

Dalam audit ini, hari pertama akan menelusuri jejak dokumen di lembaga-lembaga managemen di rektorat. Pada hari kedua, audit ke fakultas berkaitan dengan managemen penyelenggaraan pendidikan. Adapun pada hari ketiga mengarah pada managemen lembaga penunjang pendidikan.

Rektor juga menghimbau bahwa semua pejabat untuk tidak ke luar kota, tetapi menjelaskan managemen yang sedang dilakukan dan yang akan dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *