Pada 19 Maret 2015, LPM IAIN Purwokerto melakukan koordinasi penetapan skoring IKD di Auditorium Utama.

Dalam rapat ini, Ka Sub Bag LPM, Sfrudin Aziz mengatakan bahwa perlu ada skoring yang baik dan berdampak pada kedisiplinan dosen. Skoring dapat mengacu pada jadwal yang menyesuaikan dengan kegiatan yang dapat dilakukan dengan segera atau kegiatan yang memang sudah pada waktunya dilakukan, yakni semisal pengumpulan soal, nilai, perkuliahan, dan semacamnya.

Pembagian waktu pelaksanaan dilihat dari beberapa kegiatan rutin yang kita tidak dapat memisahkan dengan jadwal akademik. Sebagai contoh pada LBKD dan IKD itu sudah menjadi hal yang senantiasa dilakukan di akhir semester. Dalam rapat ini, maka beberapa kegiatan mengikuti dua kegiatan itu.

Adapun pada kegiatan lain dilihat dari aspek ketercapaian pelaksanaan dan kemampuan untuk melaksanakan dalam proses pembelajaran tersebut.

Selain pembagian jadwal pelaksanaan kegiatan, dalam rapat ini juga ditentukan mengenai orang-orang yang menjadi penanggungjawab tiap-tiap kegiatan. Pembagian tanggungjawab kegiatan berdasarkan bidang-bidang kemampuan, sedangkan untuk penyusunan rekap skor IKD dilakukan dengan kriteria yang jelas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *